id ID en EN

Yogyakarta, kpu-trenggalekkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar bimbingan teknis Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) untuk gelombang III pada 24-26 Februari 2018. Kegiatan bimtek lanjutan dari gelombang I dan II yang dilaksanakan di Hotel JW Marriot ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman jajaran penyelenggara pemilu untuk mengelola data pemilih secara akurat.

Kepala Biro Perencanaan Sumariyandono dalam laporannya menjelaskan bahwa bimtek sidalih dilakukan agar operator sidalih bisa menambah pengetahuannya dalam mengelola data pemilih pemilu 2019. “Peserta bimtek gelombang satu sampai tiga ini terdiri dari 1.096 peserta dan untuk gelombang ketiga ini ada 366 orang dari 183 satker,” ujar dia.

“Salah satu cara KPU dalam melindungi hak pilih setiap warga negara yaitu dengan Sidalih” ungkap Arief Budiman saat membuka acara bimtek sidalih gelombang ketiga yang diikuti  sejumlah pimpinan KPU provinsi, kabupaten/kota serta admin dan operator sidalih.

Lebih lanjut Arief menyampaikan bahwa sidalih merupakan core bisnis/urusan pentingnya KPU, dimana Pemilu yang berkualitas salah satu unsur terpentingnya adalah daftar pemilih yang berkualitas juga. Oleh karenanya Arief berharap dengan pembekalan pengelolaan sidalih ini, data pemilih untuk pemilu 2019 bisa terkelola lebih baik. Dia juga meminta agar proses pemutakhiran data pemilih untuk pemilu 2019 nanti, bisa dilakukan secara serentak seperti halnya yang dilakukan pada pemutakhiran pemilih untuk pemilihan kepala daerah (pilkada).

Pada hari kedua peserta dibagi menjadi dua kelas, kelas pertama untuk anggota KPU provinsi serta kabupaten/kota dan kelas kedua untuk admin dan operator sidalih. Pemutakhiran data pemilih untuk pemilu 2019 akan dimulai pada 17 April 2018. Sementara pemutakhiran data pemilih untuk pilkada 2018 telah selesai dilakukan, 20 Januari-18 Februari 2018.