KPU TRENGGALEK HADIRI RAKOR PERSIAPAN PENYUSUNAN DAFTAR CALON ANGGOTA LEGESLATIF

 

KEDIRI— Untuk menyiapkan pengusunan daftar calon anggota legeslatif dalam Pemilu 2019, KPU Kabupaten Trenggalek dan KPU Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur mengikuti acara rapat kordinasi yang diselenggarakan oleh KPU Propinsi Jawa Timur. Acara dilaksanakan di  Kediri, 8-9 Agustus 2018.

Sebagaimana diinformasikan Nur Huda, salah satu komisioner KPU Kabupaten Trenggalek yang ditugaskan menghadiri acara ini, dalam sambutannya membuka acara ini Ketua KPU Daftar Calon Sementara (DCS) calon anggota legeslatif. Karena itulah, kata Eko Sasmito, untuk merespon  perkembangan di Jawa timur terkait hal itu, diperlukan kordinasi untuk melakukan  pembahasan bersama. Sehingga ada penyamaan persepsi di internal KPU.

Eko juga mengingatkan bahwa dalam penentuan DCS diperlukan kehati-hatian dengan  berpegang pada norma-norma yang ada mengingat secara eksternal yang kita hadapi adalah partai politik. Terkait dengan pengumuman DCS dan DCT, dalam sambutanya sekretaris KPU Eberta Kawima mengatakan bahwa  daftar tersebut harus  diumumkan di media massa baik nasional maupun lokal. “Anggarannya  menyesuaikan dengan  PKPU, akan tetapi mengingat ketercukupan anggaran harus  dibuat pola agar anggaran bisa cukup”, tegas pria bertubuh tinggi tersebut.

Sementara itu Divisi Teknis KPU Propinsi Jawa Timur Muhammad Arbayanto mengatakan bahwa hal-hal krusial harus selalu diantisipasi dalam rangka penyusunan dan penetapan DCS dan DCT. Salah satunya adalah persoalan keabsahan dokumen antara di silon dengan hardcopy atau aslinya. Dalam penelitian dokumen pada prinsipnya KPU meneliti  dokumen yang ada sesuai kebutuhan yg harus dipenuhi sesuai dalam PKPU Nomor 20 tahun 2018. “Misal setelah itu ada masukan atau tanggapan masyarakat, KPU harus menindaklanjuti dengan memverifikasi ulang untuk mendapatkan kebenarannya, kemudian bisa diambil keputusan apakah tetap  MS atau berubah menjadi TMS”, tambah Arbayanto. [Hupmas]