previous arrow
next arrow
Slider

KPU TRENGALEK SOSIALISASI KE KAUM PEREMPUAN DESA DI MARGOMULYO WATULIMO


KPU-TRENGGALEKKAB.GO.ID— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan kegiatan untuk menyebarkan informasi dan memberikan pendidikan pemilih (voters education) pada masyarakat. Kali ini diadakan acara sosialisasi dan pendidikan pemilih di Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo dengan menyasar kaum perempuan.

Dengan bekerjasama dengan ketua penggerak PKK yang merupakan istri kepala desa, KPU Kabupaten Trenggalek berhasil mengadakan kegiatan sosialisasi pada Hari Jumat (12/04/2019) mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh 80-an perempuan desa margomulyo, dan delegasi dari desa lainnya di kecamatan Watulimo. Selain narasumber dari KPU Kabupaten Trenggalek, juga hadir Kepala Desa Margomulyo Kamali, SH dan ketua PKK, Bu Amil.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Margomulyo mengajak para perempuan untuk mendukung pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 dan memastikan diri untuk hadir di TPS pada Hari Rabu tanggal 17 April 2019. “Jangan sampai Golput, gunakan hak pilih sampean untuk menyukseskan gawe negara yang merupakan sarana bagi sampean untuk memilih pemimpin bangsa dan wakil rakyat mulai pusat hingga daerah Kabupaten Trenggalek”, pesan pria berkumis tebal ini.

Masuk ke acara sosialisasi, Nurani dari KPU Kabupaten Trenggalek memaparkan informasi yang perlu diketahui oleh warga agar bisa menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan bermartabat. Selain mengajak mengenali  ciri-ciri surat suara dan mengajari teknik nyoblos yang benar, Nurani juga mengajak warga untuk berpartisipasi secara bermartabat. Ia mengingatkan bahaya  “politik uang” bagi demokrasi.

Pria yang selalu tampil dengan kepala tanpa rambut ini mengingatkan bahwa martabat pemilih jangan sampai digadaikan demi jumlah uang yang tidak seberapa dan efeknya justru membuat kebijakan yang dibuat wakil rakyat tidak berpihak pada rakyat. “Karena kita mau nyoblos jika dikasih uang, mereka mengeluarkan uang banyak, dan ketika dapat posisi mereka akan mengembalikan modal dan tak memikirkan kita—apalagi kalau kita sudah dibeli di muka, ya sudah habis karena sudah dibeli”, tegas Nurani. [Hupmas]