previous arrow
next arrow
Slider

 

 

KPU-TRENGGALEKKAB.GO.ID— Pada hari Minggu (03/03/2019), Relawan Demokrasi Trenggalek basis Disabilitas menghadiri perayaan pernikahan Danny, alumni siswa tunarungu SLB Kemala Bhayangkari, yang diadakan di Kantor kelurahan Surodakan, Jl.P. Diponegoro no 23, Kel.Surodakan, Trenggalek. Moment tersebut dimanfaatkan pula untuk sosialisasi Pemilu 2019.

Sebagai relawan basis disabilitas, Tarya, Asih, dan Devi memanfaatkan moment pernikahan disabilitas untuk melakukan sosialisasi. Alasan mereka, karena dapat dipastikan banyak tamu disabilitas yang hadir dalam acara nikahan.

Tepat pukul 14.48 WIB, ruang utama penuh sehingga teman-teman disabilitas menunggu di luar. Ada sepuluh disabilitas yang duduk, terdiri dari satu orang tunadaksa, satu orang tunagrahita, dua orang tunarungu dan enam orang tunanetra (total & low vision).

Devi yang notabene juga disabilitas tunanetra (low vision) menjelaskan tentang pelaksanaan pemilu 2019, tempat mencoblos, macam-macam surat suara serta bagaimana cara mencoblos yang benar sehingga surat suara menjadi sah.  "Untuk tunanetra yang total akan ada petugas pendamping atau keluarga, karena untuk surat suara warna biru dan hijau tidak ada braillenya", ungkapnya

Devi juga memberikan kesempatan pada disabilitas ‘low vision’ untuk melihat dari jarak dekat contoh specimen surat suara dengan lima warna yang berbeda. Tarya juga menghimbau agar teman-teman disabilitas  tidak golput dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 ini, karena disabilitas harus cerdas berdemokrasi.

Sebelum mengakhiri sosialisasi, Asih membagikan gantungan kunci dan stiker yang berisi himbauan untuk menggunakan hak pilih serta penjelasan lima macam surat suara yg akan diterima di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019. [RDT]