previous arrow
next arrow
Slider

 

KPU-TRENGGALEKKAB.GO.ID— Pada tanggal 21 Februari 2019 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek melakukan sosialisasi dengan menggandeng kaum Tuna Netra yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Trenggalek. Acara digelar  di sekretariat DPC Pertuni Jln Raya Ngetal Trenggalek 50 meter Timur Ahlul Travel, mulai pukul 09.00 WIB.

Dalam acara ini hadir 60-an pengurus dan anggota Pertuni dari berbagai kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Kebanyakan datang bersama rombongan dan ditemani oleh  pendamping yang menuntun mereka selama berjalan selama naik mobil dan turun dari mobil hingga ke kursi di bawah Terop (tenda) yang dijadikan tempat acara.

Dalam acara ini, pemateri selain dari KPU Kabupaten Trenggalek juga hadir Pak Kiai Haji Samsudin, seorang guru yang juga lama mendampingi para tuna netra, termasuk juga pernah menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  dalam beberapa moment Pemilu beberapa tahun lalu. Dari KPU Kabupaten Trenggalek hadir Ketua, Suripto bersama anggota KPU Nurani dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia.

Acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu sambutan-sambutan. Ketua KPU memberikan sambutan setelah tuan rumah, yaifu Bapak Gofur selaku Ketua Pertuni Cabang Trenggalek. Belia mengucapkan terimakasih karena KPU Kabupaten Trenggalek mau diajak kerjasama dalam memberikan informasi terkait Pemilu 2019 pada Pertuni. Ia juga menghimbau agar para anggota Pertuni menyimak sosialisasi dengan baik dan kemudian mau menyebarkan informasi pada yang lain.

Langsug dilanjut oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek yang sekaligus menyampaikan materi setelah mengucapkan terimakasihnya atas kerjasama yang telah dijalankan antara KPU Kabupaten Trenggalek dengan Pertuni Cabang Trenggalek. Suripto menyampakan landasan kenapa harus ada Pemilu.Ia menjelaskan beberapa tahapan krusial mulai pencalonan, kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan suara yang akan jatuh pada tanggal 17 April 2019.

Materi selanjutnya dari Haji Samsudin, yang lebih banyak memberikan motivasi pada kalangan tunanetra Pertuni agar mereka berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pemilu, termasuk jangan sampai tidak nyoblos. Beliau menerangkan bahwa posisi kaum disabilitas dan seluruh warga adalah setara, bahkan kaum disabilitas mendapatkan perhatian khusus dari penyelenggara.

Acara berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Sesi akhir dari acara adalah pembacaan doa yang dihantarkan langsung oleh KH Samsudin. Rombongan dari KPU Kabupaten Trenggalek mohon pamit sekitar pukul 12.30 WIB. [Hupmas]