id ID en EN


 

TRENGGALEK, 09/02/2019— Proses demokrasi desa juga mendapatkan perhatian dari Relawan Demokrasi. Salah satunya adalah Aziz Prasetya, seorang Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) yang kali ini melaporkan beritanya tentang Pemilihan Kepala Desa di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

Aziz menganggap bahwa proses demokrasi yang pada tanggal 17 April 2019 ternyata diberikan sebuah simulasi yang tidak lain pada proses pemilihan kepala desa pada Hari Sabtu, tanggal 09 februari 2019 serentak yang ada di kabupaten Trenggalek. “Proses ini ternyata memberikan gambaran hiruk-pikuk proses pemilihan yang sangat diminati oleh warganya’, papar Aziz.

Desa Sukorejo punya luas wilayah 750.000 Ha dengan jumlah pemilih diatas 7.500, termasuk terbesar di Kecamatan Gandusari. Sedangkan calon yang bertarung berebut suara ada 5 orang,  di antaraya adalah Suprianto dengan Nomor Urut 1; Sunarto dengan Nomor Urut 2; Imam Muslim dengan Nomor Urut 3; Abdullah Sahon di Nomor Urut 4; dan M. Nur Huda dengan Nomor Urut 5.

Menurut Aziz, dari berbagai lima kandidat tersebut pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Semuanya punya niatan baik untuk warga Sukorejo, semuanya berusaha membuat warna demokrasi Pemilu yang ada disukorejo semakin damai dan kondusif. Proses-proses tersebut mereka semua berharap menjadi catatan sejarah bagi proses pemilu yang damai dan tenang. Mereka adalah saksi sejarah penggerak pemilu Pilkades serentak se-Trenggalek pada tahun 2019 ini. “Mereka pelaku dalam proses mendidik dan menjembatani aspirasi warganya”, imbuh Aziz. [Relasi]