id ID en EN

 

 

 

TRENGGALEK, 07/02/2019— Hari Kamis, 07 Februari 2019, sekitar pukul 19.00 WIB. Relawan Demokrasi Trenggalek melalui salah satu relawannya yang bernama Wahyu Setyobudi melakukan sosialisasi pada masyarakat Dukuh Waraan, Dusun Joketro, Desa Nglebeng, Kecamata Panggul Kabupaten Trenggalek.

Mekanisme pelaksanaan sosialisasi menyasar pada jemaah Yasinan keliling yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat setempat setiap malam Jum’at. Dalam jemaah tersebut terdapat sekitar 60 orang yang sudah pada usia 17 tahun ke atas atau  sudah mempunyai hak pilih dan sudah termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap pada pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

Masyarakat yang menjadi sasaran sosialisasi rata-rata berprofesi sebagai petani hutan sehingga perlu diberikan soisalisasi terkait pelaksanaan Pemilu karena akses informasi mereka sangat terbatas. Sehingga kedatangan Wahyu Styobudi sebagai Relawan Demokrasi disambut dengan antusias dan penuh respon oleh masyarakat. Masyarakat sasaran sosialisasi merasa sangat terbantu dengan pemberian informasi terkait dengan pelaksanaan pemilu serta tata cara mencoblos surat suara yang dianggap sah dan tidak sah.

Dalam sosialisasi tersebut  disampaikan bahwa  pelaksanaan pemilu akan berbeda dengan pemilu-pemilu yang sebelumnya. Pemilu pada 17 April 2019 merupakan pemilu serentak untuk memilih DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI, dan Presiden dan Wkil Presiden beserta Partai Politik.

Selain itu menyampaikan tentang teknis mengenal  surat suara dan teknik mencoblos yang benar, juga disampaikan oleh Wahyu beberapa hal terkait dengan sistem politik demokrasi yang menjadikan hak pilih seseorang menjadi sangat berarti untuk kemajuan bangsanya. “Dengan pembekalan pengetahuan mengenai Demokrasi diharapkan masyarakat mampu melakukan filterisasi terhadap praktik-praktik money politic yang sebenarnya tidak diperkenankan oleh pihak penyelenggara Pemilu Serentak 17 April 2019”, tegas Wahyu. [Relasi]