previous arrow
next arrow
Slider

IDA, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK ASAL KECAMATAN PULE, KEMBALI SOSIALISASI PEMILU 2019, KALI INI DI HADAPAN RATUSAN IBU-IBU

 

TRENGGALEK, 03/02/2019—  Idamatul Khoiriyah adalah salah satu Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) yang bisa dibilang paling giat menjalankan tugasnya. Setidaknya hal itu bisa dilihat dari betapa ia seringnya melakukan sosialisasi Pemilu 2019 setelah ia menjadi Relawan Demokrasi.

Mungkin salah satunya karena kemudahannya untuk bisa masuk ke forum-forum sosial. Dia sendiri adalah seorang tokoh perempuan di ormas Fatayat-Muslimat. Dan organisasi inilah yang ia manfaatkan  untuk melaksanakan tugasnya selaku agen penyebar informasi Pemilu.

Kebetulan tiap Hari Minggu, ormas itu ada kegiatan kumpulan massa yang tempatnya berpindah-pindah (digilir) tiap desa. Di situlah Ida selalu memfaatkan  panggung untuk mengisinya dengan materi tentang Pemilu. Ia tidak main-main dalam menyampaikan materi, selalu ada tayangan LCD di mana materi yang ia dapat dari KPU Kabupaten Trenggalek ia paparkan dengan gayanya sendiri.

Maka pada Hari  Ahad, tanggal 03 Februari 2019 itu menjadi waktu baginya lagi untuk berperan sebagai penebar wawasan tentang Pemilu bagi ibu-ibu Nahdliyin di Desa Suko Kidul Kecamatan Pule. Acara dilaksanakan tepatnya di halaman Masjid al-Islamiyah RT 14 RW 05 Dusun Krajan. Ia memulai paparannya sekitar pukul 11.00 WIB.

Ada sekitar  350 perempuan yang menjadi sasarannya siang itu. Ida memulai paparan dengan pentingnya demokrasi dan pentingnya Pemilu. Lalu ia masuk ke peserta pemilu, pemilih, dan kemudian beranjut pada pengnalan surat suara dan cara mencoblos. Ia menunjukkan peserta pemilu, yaitu 20 partai politik.

Terakhir ia mengajak audiens untuk tidak Golput dan mencegah politik uang. “Jadi, mari kita nanti datang ke TPS masing-masing dan kita harus tahu siapa saja calonnya serta bagaimana track-recordnya, rekam jejaknya, makanya untuk jadi pemilih cerdas harus mengenali calonnya dulu”, tegasnya. [Relasi]